Monday, June 9, 2014

Sunat Dapat Mengurangi Risiko Terjangkit Kanker Prostat

Dalam syariat Islam, ada sebuah kewajiban yang ditujukan bagi kaum adam, yakni sunat sebelum mencapai masa remaja. Dibalik kewajiban tsb terkandung maksud yang sangat bermanfaat selain penanda kedewasaan.

Sebuah eksperimen baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Kanada mengatakan bahwa kemungkinan besar , sunat dapat mengurangi risiko terjangkit kanker prostat. Laki-laki yang disunat kemungkinan lebih kecil terjangkit penyakit kelamin yang menular dan adalah salah satu penyebab kanker prostat.

Dr Marie-Elise Parent ahli kanker dari University of Quebec’s INRS-Institut Armand-Frappier di Montreal, Kanada mengatakan bahwa Memang terlalu pagi jika mengatakan sunat dapat mencegah kanker prostat, tapi kemungkinan itu tetap ada

Percobaan kaitannya antara sunat dan kanker prostat dilakukan terhadap 3.208 pria berusia 40-75 tahun, dengan 1.590 di antaranya sudah terdiagnosis kanker prostat. Sementara 1.618 sisanya tidak memiliki kanker prostat namun memiliki kesamaan di riwayat kesehatan dan usia.

Hasilnya, mereka yang sudah dikhitan sebelum dewasa memiliki 14 persen risiko lebih kecil terserang kanker prostat ketika dewasa. Sementara itu, pria yang sudah dewasa baru dikhitan memiliki persentase yang lebih tinggi yakni 45 persen daripada yang tidak dikhitan.

Dari segi ras, para pria kulit hitam memiliki risiko paling tinggi terserang kanker prostat daripada ras lainnya seperti Asia, Kaukasia, dan Hispanik. Dr Parent mengatakan bahwa sampai saat ini, ia juga tidak mengetahui apa penyebab ras Negro sangat rentan terserang kanker prostat.

Berdasarkan data yang dimiliki National Cancer Institute, 3 juta pria hidup dengan kanker prostat di Amerika Serikat. Kanker prostat juga menjadi kanker penyebab kematian pria nomor dua di Amerika.

No comments:

Post a Comment